PAPER KEWIRAUSAHAAN IKA DARWATI NAINGGOLAN (191201116)
Paper Kewirausahaan Medan, Juni 2020
PRODUKSI RUMAHAN TEMPE
Jl.Siliwangi Ujung Kota Doloksanggul, Sumatera Utara
Dosen Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.
Oleh:
Ika Darwati Nainggolan
191201116
HUT 2C

PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kesempatan dan kesehatan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyusun tugas ini dengan tepat waktu. Adapun tulisan yang berjudul “Pemanfaatan Rotan (Calamus Axillaris)” ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan di Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Terimakasih penulis ucapkan kepada dosen penanggung jawab mata kuliah Kewirausahaan yaitu Dr. Agus Purwoko., S.Hut., M.Si yang telah memberikan dukungan kepada penulis sehingga tulisan ini dapat selesai. Dalam penulisan ini, penulis menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu,penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun diharapkan penyempurnaan tugas ini. Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih, semoga ini bermanfaat bagi kita semua.
Medan, Juni 2020
Penulis
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI.......................................................................................................i
KATA PENGANTAR.......................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................................1
1.3 Tujuan...................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah................................................................................2
BAB II PROFIL USAHA
2.1 Data Wirausaha.....................................................................................3
BAB III ISI
3.1 Sejarah, Pencapaian atau prestasi dalam usaha Usaha.........................8
3.2 Pendekatan kreatif dan inovasi menghadapi pandemi Covid-19..........8
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan............................................................................................10
3.2 Saran......................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Istilah kewirausahaan, pada dasarnya berasal dari terjemahan entrepreneur, yang dalam bahasa Inggris di kenal dengan between taker atau go between. Pada abad pertengahan istilah entrepreneur digunakan untuk menggambarkan seseorang actor yang memimpin proyek produksi, Konsep wirausaha secara lengkap dikemukakan oleh Josep Schumpeter, yaitu sebagai orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru atau pun yang telah ada wirausaha adalah pelaku utama dalam pembangunan ekonomi dan fungsinya adalah melakukan inovasi atau kombinasi-kombinasi yang baru untuk sebuah inovasi (Hendro ,2011)
‘Entrepreneur as the person who destryos the existing economic order by introducing new products and services, by creating new forms of organization, or by exploiting new raw materials”. Entrepeneur atau wirausaha adalah seseorang yang mampu menciptakan sesuatu yang baru baik barang ataupun jasa dalam suatu organisasi dan mampu mendobrak sistem ekonomi yang ada. Wirausaha (entrepreneur) adalah seseorang yang tangguh melakukan sesuatu(Alma, 2007)
Wirausaha merupakan suatu proses atau cara untuk melakukan suatu usaha yang bertujuan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang diharapkan dengan cara memproduksi, menjual atau menyewakan suatu produk barang atau jasa.
Tempe merupakan salah satu makanan yang sering di konsumsi oleh masyarakat. Tempe merupakan salah satu produk olahan berbasis bioteknologi. Bioteknologi merupakan bidang ilmu yang vital dan berhubungan dengan tekhnologi pertanian. Metode ini sebenarnya telah di lakukan sejak jaman dahulu, tetapi hal ini belum disadari oleh masyarakat umum. Dengan proses yang sederhana namun dapat menghasilkan produk yang berkualitas gizi cukup baik.
Salah satu industri yang sangat tergantung pada kedelai impor adalah industri tempe, terutama industri tempe di Jakarta yang menggunakan kedelai impor untuk bahan baku atau input utama produksinya. Alasan industri tempe di Jakarta sangat tergantung dan lebih menyukai menggunakan kedelai impor adalah karena harga kedelai impor relatif lebih murah daripada kedelai lokal, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih seragam, butiran-butiran lebih 98 Jurnal Agribisnis Indonesia (Vol 3 No 2, Desember 2015); halaman 97-112 Naelis, dan Novindra Analisis Ekonomi Pengusaha Tempe dalam… besar dan hasil tempe per kilo kedelai (rendemen tempe) lebih tinggi daripada kedelai lokal (Tabor dan Gijsbers, 1987).
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana strategi pemasaran dan pencapaian usaha?
- Bagaimana teknik,pendekatan kreatif dan inovasi menghadapi Covid-19?
1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui strategi pemasaran dan pencapaian usaha dalam berwira usaha
2. Untuk teknik,pendekatan kreatif dan inovasi menghadapi Covid-19 agar usaha tetap berjalan
- Sebagai contoh inspirasi dalam memulai suatu usaha baru dan Menjadi gambaran dalam berwirausaha bagi pemula wirausaha
- Mengembangkan jiwa berwirausaha bagi mahasiswa
- Untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewirausahaan
BAB II
PROFIL USAHA
2.1 Data Wirausaha Narasumber
Nama unit usaha ini diberi nama USAHA TEMPE JAYA. Usaha ini merupakan usaha mebel yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 2012.
Nama Usaha : Tempe Jaya
Pemilik : Pak Rusdin Sirait
Alamat : Jalan Siliwangi Ujung,Kota Doloksanggul,Sumatera Utara
Nama Pemilik : Pak Rusdin Sirait